Ramadan tahun 2026 ini segera berakhir. Bagi mahasiswa, bulan suci ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang ujian fisik dan mental di tengah rutinitas akademik yang padat. Melalui survei singkat yang diikuti oleh para pejuang kampus, terungkap berbagai kisah "ngenes" namun inspiratif yang mewarnai perjalanan mereka sebulan penuh. Berdasarkan data yang terkumpul, tantangan terberat mahasiswa ternyata sangat beragam: 1. Otak "Shutdown" & Cuaca Panas: Menjadi tantangan utama yang paling banyak dikeluhkan, di mana sulitnya berkonsentrasi beradu dengan suhu udara yang menyengat saat jam kuliah siang. 2. Kantuk yang Tak Tertahankan: Menjadi kendala bagi beberapa responden, kemungkinan akibat pola tidur yang berubah selama bulan puasa. 3. Burnout Organisasi: Tetap menjadi beban nyata bagi mahasiswa yang harus menyeimbangkan antara proker, tugas kuliah dan ibadah. Bagi para Mahasiswa Laju (pulang-pergi), perjuangan Ramadan tahun ini terasa b...
BEM FTIK UNISNU Jepara Gelar Lentera Digital di Ponpes Darul Aitam Bangsri, Angkat Literasi Digital untuk Santri
Dokumentasi: BEM FTIK Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (BEM FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara menyelenggarakan kegiatan Lentera Tarbiyah pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Aula Pondok Pesantren Darul Aitam Bangsri. Kegiatan ini mengangkat tema literasi digital di lingkungan pesantren. Acara yang diikuti oleh santriwan dan santriwati Pondok Pesantren Darul Aitam Bangsri ini menghadirkan narasumber Dr. Ahmad Saefudin, M.Pd.I., yang membahas secara komprehensif tentang “Literasi Digital di Pesantren: Konsep, Realita, dan Tantangan.” Dalam pemaparannya, Dr. Ahmad Saefudin menegaskan bahwa literasi digital tidak hanya sebatas kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kecakapan dalam memilah informasi, memahami etika bermedia, serta kemampuan berpikir kritis terhadap arus informasi yang berkembang pesat. Santri diharapkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana edukasi dan dakwah, tanpa terjebak pada konten yang meny...