Sekolah Kartini Berdaya Jadi Ruang Edukasi Hak dan Perlindungan Perempuan di Jepara


Jepara – Pada Ahad, 24 Mei 2026, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kudus Komisariat Sultan Hadlirin Jepara menggelar kegiatan Sekolah Kartini Berdaya yang bertempat di Gedung Shima Jepara. Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Perempuan Bermartabat” sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat, khususnya perempuan muda, terhadap hak-hak dan perlindungan sosial perempuan di lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai peserta dari kalangan pemuda dan pemudi Jepara. Dalam sambutannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa Sekolah Kartini Berdaya merupakan bentuk ikhtiar HMI dalam memperkuat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama kualitas perempuan di Jepara. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini hadir sebagai respon terhadap berbagai persoalan yang marak terjadi, baik di media sosial maupun di kehidupan nyata, seperti kekerasan seksual, bullying, serta berbagai tindakan yang merugikan dan menjatuhkan martabat perempuan.

“Sekolah Kartini Berdaya merupakan ikhtiar HMI untuk memperkuat dan meningkatkan kualitas SDM pemuda-pemudi, lebih lagi kualitas perempuan di Jepara. Kegiatan ini merupakan respon langsung terhadap isu-isu yang saat ini muncul di media sosial maupun nyata, seperti kekerasan seksual, bullying, maupun hal lain yang merugikan atau menjatuhkan martabat perempuan. Harapannya semua instansi di Jepara dapat lebih mengutamakan perempuan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat Sultan Hadlirin Jepara dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Kartini Berdaya telah dilaksanakan untuk kedua kalinya. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi wadah edukasi dan pemberdayaan perempuan agar semakin memahami hak serta perlindungan sosial yang dimiliki.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan dua kali, termasuk tahun lalu. Melalui kegiatan ini peserta dapat memahami hak perlindungan sosial, kesehatan perempuan, dan berbagai hal lainnya. Harapannya ke depan perempuan bisa lebih berdaya sehingga tidak lagi mengalami eksploitasi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir dua narasumber, yakni Ny. Dian Hadi selaku Ketua Cabang Karanganyar serta Laurensia Ade Ayu Surya A., seorang Psikolog Industri dan Organisasi. Keduanya menyampaikan materi mengenai hak-hak perempuan dan pentingnya perlindungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Materi yang disampaikan mencakup empat pilar utama hak perempuan, yaitu perlindungan dari kekerasan, hak perempuan di tempat kerja, hak kesehatan reproduksi, serta hak perlindungan khusus bagi perempuan penyandang disabilitas maupun korban kekerasan. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif selama kegiatan.

Melalui kegiatan Sekolah Kartini Berdaya ini, HMI Komisariat Sultan Hadlirin Jepara berharap dapat mendorong terciptanya lingkungan yang lebih aman, adil, dan mendukung perempuan untuk terus berkembang serta berdaya di berbagai bidang kehidupan.

________________________________________________________
INFORMASI:
Penulis: Amanda Putri Aliansa
Reporter: Nazwa Azzahro & Amanda Putri Aliansa

Comments