Skip to main content

English Camp HMPS PBI UNISNU Jepara Tingkatkan Kepercayaan Diri Berbahasa Inggris Peserta

Jepara – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggarakan kegiatan English Camp pada Sabtu–Minggu, 24–25 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti sekitar 40 peserta dari SMA Negeri 1 Tahunan Jepara dan dilaksanakan di Auditorium Lantai 4 Perpustakaan UNISNU Jepara serta Gedung Olahraga (GOR) SMA Negeri 1 Tahunan Jepara.

English Camp digelar sebagai upaya meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri peserta dalam berbahasa Inggris melalui pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan.

Ketua Panitia English Camp HMPS PBI, Chelsea Alysia Putri, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengubah anggapan bahwa belajar bahasa Inggris adalah sesuatu yang sulit dan menakutkan. Menurutnya, pembelajaran dengan pendekatan yang menyenangkan dapat membantu peserta lebih berani dan percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri peserta dalam berbahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan. Belajar dengan cara menyenangkan membuat peserta tidak takut dalam belajar bahasa Inggris,” ujar Ketua Panitia.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi speaking yang disampaikan oleh Santi Andriyani, dosen Pendidikan Bahasa Inggris FTIK UNISNU Jepara. Materi difokuskan pada dasar-dasar berbicara bahasa Inggris dan membangun keberanian peserta untuk berkomunikasi secara aktif.

Selain itu, Nailatul Azizah, alumni HMPS PBI UNISNU Jepara, turut menjadi narasumber dengan materi yang selaras, namun lebih menekankan pada tips dan trik berbicara bahasa Inggris secara efektif dan percaya diri dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, pada hari kedua, English Camp menghadirkan Frans van der Wielen, seorang foreigner, sebagai narasumber. Kehadiran penutur asing ini memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk berinteraksi menggunakan bahasa Inggris secara nyata, sekaligus melatih keberanian dan kelancaran berbicara.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa English Camp memberikan ruang bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus memperbaiki kesalahan yang selama ini masih sering dilakukan.

“Kegiatan ini membantu meningkatkan English skill, jadi kalau ada grammar yang salah bisa dibenarkan, dan kami jadi lebih berani berbicara di depan orang-orang,” ungkap salah satu peserta.

Peserta tersebut juga menyampaikan harapannya setelah mengikuti kegiatan ini. Ia berharap English Camp dapat menjadi pemantik semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris di masa mendatang. “Harapanku, semoga selanjutnya aku bisa lebih semangat belajar bahasa Inggris,” tuturnya.

Melalui kegiatan English Camp ini, HMPS PBI UNISNU Jepara berharap dapat menghadirkan ruang belajar yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan, serta mendorong lahirnya generasi mahasiswa yang percaya diri dan kompeten dalam berbahasa Inggris.

Comments

Popular posts from this blog

Seminar Kewirausahaan: Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang

  Sulang , 6 Agustus 2025 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara yang bertugas di Desa Sulang menggelar Seminar Kewirausahaan dengan tema "Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang". Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sulang dan diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Seminar ini menghadirkan Sifatul Ulya, salah satu anggota tim KKN Desa Sulang yang merupakan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNISNU Jepara, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Sifatul Ulya memaparkan pentingnya identitas visual—seperti logo, kemasan, dan media promosi—dalam memperkuat citra produk serta meningkatkan daya saing UMKM di pasar. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan dan keterampilan kepada pelaku UMKM Desa Sulang agar mampu mengembangkan kualitas identitas visual produk mereka. Peserta diperkenalkan dengan berbagai aplikasi desain yang mudah digunakan, sert...

Posyandu RW 6 Desa Sulang Gelar Pembagian Makanan Tambahan untuk Baduta, Balita, dan Ibu Hamil

Sulang, 7 Agustus 2025 – Posyandu RW 6 Desa Sulang menggelar kegiatan Pembagian Makanan Tambahan bagi baduta (bawah dua tahun), balita, dan ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ketua Posyandu RW 6 dan menjadi salah satu upaya nyata untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan gizi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan makanan bergizi kepada kelompok rentan, yaitu baduta, balita, dan ibu hamil, yang menjadi perhatian khusus pemerintah. Program ini juga menjadi bentuk kepedulian dalam mengatasi masalah gizi kurang yang berpotensi memicu stunting, serta memberikan pemahaman pentingnya asupan bergizi sejak dini. Dalam sambutannya, perwakilan Posyandu menyampaikan bahwa pembagian makanan tambahan ini selaras dengan arahan pemerintah sebagai gambaran kondisi gizi masyarakat, khususnya di wilayah desa. Lebih dari sekadar menekan angka stunting, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya kualitas asupan makanan bagi tumbuh kemba...

Pelatihan Praktik Pembuatan Identitas Visual, Bekal Nyata untuk UMKM Desa Sulang

Sulang, 6 Agustus 2025 – Sebagai tindak lanjut dari Seminar Kewirausahaan bertema "Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang", Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara melaksanakan Praktik Pembuatan Identitas Visual di Balai Desa Sulang. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Dipandu oleh Rhenald Adriansyah, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNISNU Jepara sekaligus anggota tim KKN, peserta diajak untuk mempraktikkan pembuatan logo, desain label, dan pamflet promosi menggunakan aplikasi Canva. Aplikasi ini dipilih karena mudah diakses, praktis digunakan, dan menawarkan beragam template yang dapat langsung disesuaikan dengan kebutuhan produk UMKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan langsung yang bisa diterapkan peserta dalam mengembangkan branding produk. “Dengan Canva, para pelaku UMKM bisa membuat desai...