Acara dihadiri oleh perwakilan organisasi mahasiswa (ORMAWA) FTIK, di antaranya Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), dan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum LPM IDEA FTIK, Nazwa Azzahro. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peluncuran Majalah Pelita merupakan wujud nyata hasil karya yang selama ini telah ditulis dan dihimpun oleh para anggota LPM IDEA.
"Melalui acara ini kami ingin menyampaikan sebuah hasil karya yang selama ini kami tulis dalam sebuah majalah. Harapan kami, hadirnya Majalah Pelita dapat membuka wawasan mahasiswa untuk lebih mengenal kampus, khususnya Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, serta menjadi media yang mampu menginspirasi dan menumbuhkan budaya literasi di kalangan mahasiswa," ungkap Nazwa.
Setelah pembukaan, acara dipandu oleh pembawa acara, Aisyah Shodiqoh, yang kemudian mengarahkan peserta memasuki sesi pengenalan isi Majalah Pelita. Pada sesi ini, setiap penulis rubrik diberikan kesempatan untuk memaparkan isi tulisan serta latar belakang penyusunan rubrik yang mereka kerjakan.
Adapun para penulis yang memperkenalkan rubriknya antara lain Amanda Putri Aliansa, Nazwa Azzahro, 'Anny Minhatun Wafiroh, Kanabi Kafiya, Najwa Kamila, Rahma Wasiah, dan Naila Aunil Maziyyah. Masing-masing penulis menjelaskan tema serta pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui rubrik yang mereka tulis, sehingga peserta dapat mengenal lebih dekat isi dan tujuan diterbitkannya Majalah Pelita.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi yang interaktif serta suasana yang hangat menjadikan acara tidak hanya sebagai seremoni peluncuran majalah, tetapi juga sebagai ruang berbagi gagasan dan apresiasi terhadap karya jurnalistik mahasiswa.
Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-13 LPM IDEA FTIK ditutup dengan penuh kebersamaan. Acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat. Diharapkan, kehadiran Majalah Pelita mampu menjadi media informasi, edukasi, sekaligus inspirasi bagi seluruh sivitas akademika FTIK dalam mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis.
Penulis: Kanabi Kafiya
Dokumentasi: Zulfatur Roja
Comments
Post a Comment