Jepara — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMPS PAI) UNISNU Jepara sukses menyelenggarakan Seminar Deep Learning dalam Pendidikan dengan tema “Deep Learning sebagai Pilar Inovasi dalam Pendidikan Islam Modern” pada Ahad, 23 November 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Auditorium Perpustakaan Lantai 4 UNISNU Jepara ini juga dirangkaikan dengan agenda Studi Banding HMJ Tarbiyah UNISSULA.
Acara ini mendapat antusiasme tinggi dengan total 117 peserta, yang terdiri atas mahasiswa PAI HMJ UNISSULA, HMPS PBI, mahasiswa PGPAUD, PGSD, serta peserta umum dari luar UNISNU maupun UNISSULA. Kehadiran lintas kampus tersebut menjadikan suasana seminar semakin dinamis dan kolaboratif.
Acara dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan dibuka oleh Pak Natsir yang hadir sebagai perwakilan pimpinan fakultas. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang mendorong mahasiswa untuk memahami pendekatan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Memasuki sesi inti, peserta mendapatkan materi dari Santi Adriyani, S.Pd.I., M.Pd.I. Beliau menyampaikan materi mengenai Growth Mindset, Fixed Mindset, serta konsep Deep Learning dalam pendidikan modern. Pemateri menekankan pentingnya pola pikir berkembang sebagai fondasi keberhasilan belajar, di mana kesalahan dipahami sebagai peluang untuk tumbuh dan tantangan dipandang sebagai proses penguatan kemampuan.
Selain itu, konsep Deep Learning diperkenalkan sebagai pendekatan pembelajaran mendalam yang menekankan kesadaran belajar, pemahaman bermakna, serta pengalaman belajar yang menggembirakan. Pendekatan ini melibatkan integrasi olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga, sehingga mampu meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills) yang sangat diperlukan dalam pendidikan masa kini.
Seminar kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana terdapat tiga peserta yang mengajukan pertanyaan seputar penerapan Deep Learning dalam pembelajaran serta strategi membangun Growth Mindset di lingkungan akademik. Pemateri menjawab setiap pertanyaan secara komprehensif sehingga semakin memperjelas pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
Usai penyerahan sertifikat dan foto bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian Studi Banding antara HMPS PAI UNISNU dan HMJ Tarbiyah UNISSULA. Sesi ini meliputi perkenalan organisasi, presentasi profil dan program kerja, pembagian kelompok departemen, hingga brainstorming untuk menciptakan ide program kolaboratif yang inspiratif dan aplikatif.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan suasana hangat, penuh kebersamaan, dan sarat wawasan baru. Seminar dan studi banding ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antarorganisasi kemahasiswaan.

Comments
Post a Comment