Jepara – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggarakan kegiatan pembekalan MDSM (Mengajar di Sekolah dan Madrasah) pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi dan diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FTIK.
Sesi pertama berlangsung pada pagi hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB bertempat di Auditorium Gedung FTIK lantai 3, yang diikuti oleh 156 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan pada siang hari pukul 12.30 WIB hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh 128 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD).
Kegiatan pembekalan MDSM ini dihadiri oleh Dekan FTIK UNISNU Jepara Dr. Abdul Rozaq, M.Ag., Wakil Dekan I Bapak Taufiqurrahman, S.S., M.Hum., Ph.D., Wakil Dekan II Ibu Nina Sofiana, M.Pd., Ketua Program Studi PGSD Bapak Aan Widiyono, M.Pd., Ketua Program Studi PGPAUD Bapak Muhammad Nofan Zulfahmi, M.Pd., Ketua Program Studi PBI Ibu Olivia Revalita Candraloka, M.Pd., serta Ketua Program Studi PAI Bapak Dr. Fathur Rohman, M.Pd.I., bersama para dosen dan panitia pelaksana.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FTIK UNISNU Jepara, Dr. Abdul Rozaq, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa program MDSM merupakan sarana penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik pembelajaran di sekolah dan madrasah. Menurutnya, MDSM menjadi bagian dari proses pembentukan sikap profesional mahasiswa sebagai calon pendidik.
Dalam kesempatan tersebut, Dekan FTIK juga menyampaikan lima poin penting yang harus diperhatikan mahasiswa selama mengikuti program MDSM. Pertama, mahasiswa diwajibkan hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MDSM secara penuh. Kedua, mahasiswa harus menjaga kedisiplinan, baik dalam hal waktu maupun berpakaian, terutama saat berada di lingkungan sekolah dan madrasah. Ketiga, mahasiswa diharapkan mampu menjalin koordinasi yang baik dengan pihak sekolah atau madrasah mitra. Keempat, mahasiswa perlu memahami perbedaan peran dan tanggung jawab antara mahasiswa MDSM dan guru profesional. Kelima, mahasiswa dituntut mampu mengelola waktu pembelajaran serta menyusun materi ajar secara efektif dan terstruktur.
Setelah sambutan Dekan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait administrasi dan teknis pelaksanaan MDSM. Pada sesi mahasiswa Program Studi PGSD, materi disampaikan oleh Wakil Dekan I FTIK UNISNU Jepara, Bapak Taufiqurrahman, S.S., M.Hum., Ph.D. Sementara itu, pada sesi mahasiswa Program Studi PAI, PBI, dan PGPAUD, materi administrasi dan teknis pelaksanaan MDSM disampaikan oleh Wakil Dekan II FTIK, Ibu Nina Sofiana, M.Pd. Materi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis agar pelaksanaan MDSM dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan pembekalan ini, FTIK UNISNU Jepara berharap seluruh mahasiswa, baik dari Program Studi PGSD maupun PAI, PBI, dan PGPAUD, dapat melaksanakan program MDSM dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah dan madrasah tempat mereka mengabdi.

Comments
Post a Comment