Skip to main content

Tumbuhkan Budaya Menulis, LPM IDEA Adakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar

Jepara — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IDEA FTIK UNISNU Jepara telah menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) pada Sabtu, 29 November 2025 yang diikuti oleh anggota baru LPM IDEA. Agenda tahunan ini digelar di Gallery Saintek FST dan menghadirkan sejumlah tamu undangan, seperti Dekan FTIK, Wakil Dekan 3, Pembina LPM, perwakilan BEM FTIK, Ormawa serta UKK FTIK, hingga rekan-rekan LPM dari fakultas lain. Tahun ini, PJTD mengangkat tema "Manifestasi Keberanian Literasi dalam Merawat Narasi Bangsa."

Ketua panitia, Arina Maya Azkiya, menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menumbuhkan keberanian dalam bersuara melalui fiksi, opini, berita, maupun desain visual. “Kami ingin peserta berani menyampaikan kebenaran, kritik, dan inspirasi tanpa takut,” ujarnya.

Ketua Umum LPM IDEA, Nazwa Azzahro, juga berharap kegiatan PJTD dapat menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, serta memberi manfaat bagi peserta dalam dunia jurnalistik kampus.

Dalam sambutannya, Pembina LPM IDEA, Dr. Fathur Rohman, S.Pd.I., M.Pd.I., mengapresiasi kegiatan ini, terlebih karena sebagian besar panitia dan peserta adalah perempuan. Beliau menyebut bahwa kesetaraan gender di UNISNU dapat dilihat nyata melalui aktivitas LPM IDEA. Beliau juga menyinggung menurunnya antusiasme mahasiswa terhadap jurnalistik beberapa tahun terakhir. “Entah ini fenomena apa. Apakah karena teknologi dan AI semakin canggih, atau memang dunia kita bergeser dari teks ke visual,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan FTIK Dr. Abdul Rozaq, M.Ag., menyampaikan pesan unik mengenai pentingnya menjaga komitmen dalam organisasi. Ia berpesan agar mahasiswa tidak menjadi anggota yang “makan BAKMI”—Bosen, Aras-arasen, Keset, Malas, Isinan.

Pelatihan dimulai dengan materi Artikel Populer oleh Dr. Ahmad Saefuddin, S.Pd.I., M.Pd.I., dosen UNISNU sekaligus penulis produktif. Ia memaparkan karakteristik, struktur, gaya penulisan, serta unsur kebahasaan dalam artikel populer.

Materi kedua disampaikan oleh penulis muda Aviskha Izzatun Noilufar, S.Pd., yang membahas dasar-dasar penulisan karya sastra. Penulis buku Dampar Meja ini menekankan tiga kunci menulis: tekad, wawasan, dan latihan. “Berkaryalah, ia akan membawamu ke mana-mana,” ujarnya.

Di sela istirahat, pengurus LPM IDEA memperkenalkan proyek kegiatan satu periode ke depan sekaligus menggali minat peserta melalui pendataan hobi, agar setiap anggota dapat mengembangkan potensi secara maksimal.

Pelatihan berlanjut dengan materi Berita dan Media & Layout oleh Khilda Nur Lutfiyana, S.Pd.—alumni LPM IDEA yang kini menjadi guru sekaligus redaktur di biliksantri.com dan lirilir.id, serta penulis buku Luka Paling Tidak Bercanda. Ia menjelaskan jenis-jenis berita seperti Straight News, Feature News, dan Depth News, serta membagikan teknik cepat menulis berita menggunakan metode ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Ia juga menekankan pentingnya banyak membaca berita agar peka terhadap gaya bahasa jurnalistik.

Kegiatan PJTD 2025 ditutup dengan harapan agar seluruh ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan organisasi maupun kehidupan sehari-hari. Semangat literasi dan keberanian bersuara menjadi pesan utama yang dibawa pulang oleh para peserta.

Comments

Popular posts from this blog

Seminar Kewirausahaan: Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang

  Sulang , 6 Agustus 2025 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara yang bertugas di Desa Sulang menggelar Seminar Kewirausahaan dengan tema "Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang". Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sulang dan diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Seminar ini menghadirkan Sifatul Ulya, salah satu anggota tim KKN Desa Sulang yang merupakan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNISNU Jepara, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Sifatul Ulya memaparkan pentingnya identitas visual—seperti logo, kemasan, dan media promosi—dalam memperkuat citra produk serta meningkatkan daya saing UMKM di pasar. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan dan keterampilan kepada pelaku UMKM Desa Sulang agar mampu mengembangkan kualitas identitas visual produk mereka. Peserta diperkenalkan dengan berbagai aplikasi desain yang mudah digunakan, sert...

Posyandu RW 6 Desa Sulang Gelar Pembagian Makanan Tambahan untuk Baduta, Balita, dan Ibu Hamil

Sulang, 7 Agustus 2025 – Posyandu RW 6 Desa Sulang menggelar kegiatan Pembagian Makanan Tambahan bagi baduta (bawah dua tahun), balita, dan ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ketua Posyandu RW 6 dan menjadi salah satu upaya nyata untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan gizi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan makanan bergizi kepada kelompok rentan, yaitu baduta, balita, dan ibu hamil, yang menjadi perhatian khusus pemerintah. Program ini juga menjadi bentuk kepedulian dalam mengatasi masalah gizi kurang yang berpotensi memicu stunting, serta memberikan pemahaman pentingnya asupan bergizi sejak dini. Dalam sambutannya, perwakilan Posyandu menyampaikan bahwa pembagian makanan tambahan ini selaras dengan arahan pemerintah sebagai gambaran kondisi gizi masyarakat, khususnya di wilayah desa. Lebih dari sekadar menekan angka stunting, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya kualitas asupan makanan bagi tumbuh kemba...

Pelatihan Praktik Pembuatan Identitas Visual, Bekal Nyata untuk UMKM Desa Sulang

Sulang, 6 Agustus 2025 – Sebagai tindak lanjut dari Seminar Kewirausahaan bertema "Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang", Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara melaksanakan Praktik Pembuatan Identitas Visual di Balai Desa Sulang. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Dipandu oleh Rhenald Adriansyah, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNISNU Jepara sekaligus anggota tim KKN, peserta diajak untuk mempraktikkan pembuatan logo, desain label, dan pamflet promosi menggunakan aplikasi Canva. Aplikasi ini dipilih karena mudah diakses, praktis digunakan, dan menawarkan beragam template yang dapat langsung disesuaikan dengan kebutuhan produk UMKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan langsung yang bisa diterapkan peserta dalam mengembangkan branding produk. “Dengan Canva, para pelaku UMKM bisa membuat desai...