Rumah Belajar Ilalang Jepara Gelar Seminar Parenting dan Pentas Seni Anak dalam Rangkaian Ilalang Fantasia 2025
Jepara — Rumah Belajar Ilalang Jepara menyelenggarakan rangkaian kegiatan Ilalang Fantasia 2025 yang menghadirkan seminar parenting, pertunjukan bakat, hingga pameran karya anak, pada Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di Rumah Belajar Ilalang, Desa Kecapi, Tahunan, dan diikuti oleh orang tua, pendidik, mahasiswa, serta anak-anak dari berbagai sekolah.
Acara menghadirkan dua narasumber, yaitu Ibu Femmy Noviyanti, M.Pd., seorang pendidik sekaligus wali “anak berkarya” di Rumah Belajar Ilalang yang juga memiliki latar belakang sebagai aktivis literasi, serta Bapak Fathur Rohman, Kepala Program Studi PAI FTIK Unisnu Jepara. Keduanya membahas tema seputar pengasuhan, potensi anak, dan pentingnya portofolio minat–bakat.
Dalam paparannya, Bu Femmy menekankan pentingnya dukungan orang tua agar anak merasa aman mengembangkan minatnya. Ia menuturkan pengalaman masa kecilnya yang kurang mendapatkan ruang untuk membaca, sehingga kini ia berupaya mendampingi anak-anak dengan cara yang lebih suportif dan empatik. Menurutnya, rasa aman dari orang tualah yang menjadi pondasi anak untuk berani berekspresi dan mengembangkan potensi diri.
Sementara itu, Pak Fathur Rohman menyoroti pentingnya portofolio minat–bakat sebagai cara sederhana dan terjangkau bagi orang tua untuk membaca kecenderungan anak. Ia menjelaskan bahwa anak menghabiskan lebih banyak waktu bersama orang tua dibanding di sekolah, sehingga pencatatan perkembangan tidak bisa hanya mengandalkan laporan akademik. Ia juga menegaskan bahwa ketika anak tumbuh dewasa, minat–bakat bukanlah satu-satunya penentu pekerjaan, sebab peluang karier juga dapat muncul dari kemampuan akademik dan pengalaman belajar lainnya.
Rangkaian Ilalang Fantasia tidak hanya berisi seminar, tetapi juga berbagai penampilan seni dan kegiatan interaktif yang melibatkan siswa dan orang tua. Pada sesi pagi, acara dibuka dengan pentas tari dari SDN 07 Kecapi, dilanjutkan gala wicara bersama Darmawan Wicaksono, seorang psikolog Jepara, yang membahas pola asuh positif dalam membangun portofolio perkembangan anak. Anak-anak selanjutnya mengikuti workshop kerajinan serta menikmati dongeng boneka oleh Pak Amin. Sambutan juga disampaikan oleh anggota DPRD Jepara, Agus Sutisna.
Pada sesi siang, penonton disuguhi pantomim dari SD 1 Srobyong dan dongeng dari saudari Najwa, yang menampilkan kreativitas anak melalui ekspresi panggung yang menggugah.
Menjelang sore, rangkaian penampilan ditutup dengan monolog dari Kendal serta tari Mbok Jamu dari Sanggar Tari Gamapetra Bangsri. Deretan penampilan ini menunjukkan betapa beragamnya bakat dan minat anak ketika diberi kesempatan untuk tampil dan dihargai.
Rumah Belajar Ilalang sendiri merupakan komunitas belajar yang menyediakan ruang edukatif dan rekreatif bagi anak, mulai dari permainan tradisional, kegiatan menggambar, membaca, hingga proyek literasi. Ilalang juga melibatkan para volunteer dan beberapa hari lalu mengadakan kunjungan ke sekolah dasar sebagai bagian dari upaya memperluas literasi dan pengalaman belajar anak-anak.
Melalui Ilalang Fantasia, panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaboratif yang memperkuat peran orang tua dan komunitas dalam mendampingi perkembangan anak, sekaligus membangun ekosistem belajar yang lebih ramah, inklusif, dan berpihak pada potensi setiap anak.

Comments
Post a Comment