Jepara – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UNISNU Jepara sukses menyelenggarakan Education Talkshow 2025 dengan tema “Turning Ideas into Powerful Presentations”. Kegiatan yang diikuti mahasiswa semester satu PBI ini berlangsung lancar di Auditorium Perpustakaan Lantai 4 pada 30 November 2025.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, menunjukkan pentingnya peningkatan soft skill presentasi di lingkungan akademik.
Dekan FTIK, Dr. Abdul Rozaq, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi kepada panitia. Beliau mengaitkan semangat acara ini dengan harapan besar fakultas agar Prodi PBI dapat meraih predikat Unggul pada visitasi akreditasi yang akan berlangsung Januari mendatang. “Jika Prodi PBI unggul, FTIK akan mencetak sejarah di UNISNU. Tema tentang ide-ide yang muncul ini sangat bagus dan diharapkan dapat berdampak positif bagi kampus,” ujarnya.
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, Sridana Paminto, yang hadir mewakili Bupati Jepara. Beliau menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dan berpesan kepada mahasiswa untuk belajar dengan tekun serta memiliki perencanaan masa depan, karena masa depan berada di tangan masing-masing individu.
Dalam wawancaranya, Ketua Panitia menyampaikan harapan agar talkshow ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dan mempraktikkan cara menuangkan gagasan dalam presentasi. Ia berharap kemampuan presentasi para peserta dapat meningkat dan berkembang jauh lebih baik.
Sesi utama menghadirkan dua narasumber, yaitu Dwi Erlina E., S.Pd., M.Pd. (Dosen FEB) dan Agus Siswanto, S.Pd.
Narasumber pertama menjelaskan bahwa masalah utama dalam presentasi bukanlah kurangnya ide, melainkan cara penyampaiannya. Ia membagikan formula praktis yang dapat diterapkan mahasiswa, yakni 80% eksekusi, 20% ide.
Sementara itu, narasumber kedua menyampaikan konsep “Presentation 1001” yang menekankan pentingnya latihan dan pembiasaan. Ia menjelaskan tiga level pembelajaran yang harus dilalui, yaitu tahu, melakukan, dan memberikan manfaat. Mahasiswa didorong untuk memulai pembelajaran dari membaca dan mendengar, kemudian melanjutkannya dengan praktik hingga akhirnya mampu menghasilkan dampak nyata.
Education Talkshow HMPS PBI 2025 sukses memberikan bekal strategis bagi mahasiswa baru PBI, menegaskan bahwa keterampilan presentasi yang efektif adalah perpaduan harmonis antara gagasan, teknik, dan mentalitas yang kuat.
_____________________

Comments
Post a Comment