Jepara – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (BEM FTIK) UNISNU Jepara menggelar kegiatan Sekolah Advokasi bertema “Retorika dan Teknik Lobi Etis untuk Advokasi Sosial” pada Minggu (30/11/2025) di Gedung Shima, Kabupaten Jepara. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi ORMAWA dan UKK di lingkungan FTIK.
Pada sesi pembukaan, sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan 3 FTIK, Dr. Muhammad Natsir, S.S., M.Pd., yang mewakili Dekan FTIK, Dr. Abdul Rozaq, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini sehingga dapat berlangsung dengan baik. Beliau juga berpesan agar peserta mengikuti acara hingga akhir dengan penuh khidmat, agar memperoleh pengalaman dan soft skill yang bermanfaat sebagai bekal ketika terjun ke masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan H. Nur Hidayat, S.M., Ketua Komisi C DPRD Jepara, sebagai pemateri utama. Adapun sesi penyampaian materi juga difasilitasi oleh Adam Mahfud, S.Pd., demisioner Presidium Mahasiswa UNISNU Jepara 2024/2025.
Sebagai fasilitator, Adam menyampaikan beberapa poin penting terkait etika dalam advokasi. Ia menekankan bahwa advokasi yang dilakukan tanpa etika merupakan tindakan yang tidak dibenarkan. Karena itu, mahasiswa perlu mampu membedakan antara logika dan etika dalam setiap proses advokasi. Ia juga menyoroti teknik retorika dan lobi etis sebagai bagian penting dari advokasi. Menurutnya, retorika membutuhkan latihan dan pembiasaan yang konsisten.
Adam menambahkan bahwa ketika seseorang tidak mengedepankan etika, maka tindakannya juga akan menunjukkan ketidaketisan. Ia mencontohkan bahwa membantah audiensi tanpa sopan santun merupakan bentuk komunikasi yang tidak menunjukkan etika dialog.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami prinsip dasar retorika serta pentingnya menjaga etika dalam praktik advokasi sosial.
Comments
Post a Comment