Skip to main content

Showcase HMPS PBI 2025: Ajang Seru untuk Kenali Diri, Teman, dan Dunia Kampus!


Jepara Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (HMPS PBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menggelar Opening Showcase 2025 pada Ahad (26/10) di Auditorium Perpustakaan lantai 4 UNISNU Jepara. Kegiatan yang mengusung tema “Collecting Memories, Making Legacies” ini bermakna mengumpulkan kenangan sekaligus membangun warisan positif untuk masa depan.

Dalam sambutannya, M. Mannach Makmala, selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan tamu undangan. Ia menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengumpulkan berbagai memori yang sudah ada dari angkatan pertama hingga sekarang, yang nantinya akan dijadikan arsip atau berkas kenangan prodi.

“Kita sebagai mahasiswa, sebagai civitas akademika, setidaknya bisa mengamalkan satu dari tridarma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati HMPS PBI, Nelis Yunia, dalam sambutannya turut mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh pihak dan berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar hingga inagurasi pada Januari mendatang. Dalam sesi wawancara bersama tim liputan, ia juga menyampaikan harapannya agar kegiatan Showcase menjadi wadah bagi mahasiswa baru untuk saling mengenal.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa baru bisa lebih mengenal satu sama lain, sehingga ketika inagurasi nanti mereka sudah memiliki ikatan yang kuat,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan dua sesi materi inspiratif, yakni “Discover Your Spark: Mengenal Diri, Menemukan Arah” oleh Nailatul Aziza dan “Grow & Glow: Prestasi yang Berdampak” oleh Akmal. Kedua materi tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa baru mengenali potensi diri, menentukan arah pengembangan, serta menumbuhkan semangat berprestasi di dunia perkuliahan.

Salah satu peserta yang ditemui tim LPM IDE@ mengaku bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan banyak wawasan baru tentang kehidupan kampus.

“Kami jadi lebih mengenal diri sendiri, memahami nilai dan passion, bahkan diminta menuliskan lima hal yang ingin dicapai dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.

Usai sesi materi, acara dilanjutkan dengan kegiatan pos-pos dan penugasan. Setiap pos menghadirkan aktivitas interaktif yang dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa baru pada diri sendiri, lingkungan, dan organisasi. 

Pada pos satu, peserta diajak merefleksikan diri melalui pertanyaan seputar seberapa jauh mereka mengenal diri sendiri. Di pos dua, peserta mendapat tugas untuk mewawancarai kakak tingkat dari semester 3 dan 5. Setiap peserta mengambil gulungan kertas berisi nama dan kontak narasumber yang harus mereka hubungi, sebagai sarana melatih komunikasi dan membangun jejaring antarangkatan.

Sementara pos tiga berfokus pada minat dan bakat, di mana peserta diminta memilih grup sesuai preferensi, seperti motion letters, drama, atau dancer. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mulai mengenal bidang kreativitas yang akan mereka tekuni selama berorganisasi.

Rangkaian acara berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Diharapkan, kegiatan Opening Showcase 2025 ini menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru PBI untuk menciptakan kenangan, menumbuhkan semangat kolaboratif, dan meneruskan legasi positif dari angkatan sebelumnya.

Comments

Popular posts from this blog

Seminar Kewirausahaan: Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang

  Sulang , 6 Agustus 2025 – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara yang bertugas di Desa Sulang menggelar Seminar Kewirausahaan dengan tema "Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang". Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sulang dan diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Seminar ini menghadirkan Sifatul Ulya, salah satu anggota tim KKN Desa Sulang yang merupakan mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNISNU Jepara, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, Sifatul Ulya memaparkan pentingnya identitas visual—seperti logo, kemasan, dan media promosi—dalam memperkuat citra produk serta meningkatkan daya saing UMKM di pasar. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan wawasan dan keterampilan kepada pelaku UMKM Desa Sulang agar mampu mengembangkan kualitas identitas visual produk mereka. Peserta diperkenalkan dengan berbagai aplikasi desain yang mudah digunakan, sert...

Posyandu RW 6 Desa Sulang Gelar Pembagian Makanan Tambahan untuk Baduta, Balita, dan Ibu Hamil

Sulang, 7 Agustus 2025 – Posyandu RW 6 Desa Sulang menggelar kegiatan Pembagian Makanan Tambahan bagi baduta (bawah dua tahun), balita, dan ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ketua Posyandu RW 6 dan menjadi salah satu upaya nyata untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan gizi masyarakat. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan makanan bergizi kepada kelompok rentan, yaitu baduta, balita, dan ibu hamil, yang menjadi perhatian khusus pemerintah. Program ini juga menjadi bentuk kepedulian dalam mengatasi masalah gizi kurang yang berpotensi memicu stunting, serta memberikan pemahaman pentingnya asupan bergizi sejak dini. Dalam sambutannya, perwakilan Posyandu menyampaikan bahwa pembagian makanan tambahan ini selaras dengan arahan pemerintah sebagai gambaran kondisi gizi masyarakat, khususnya di wilayah desa. Lebih dari sekadar menekan angka stunting, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya kualitas asupan makanan bagi tumbuh kemba...

Pelatihan Praktik Pembuatan Identitas Visual, Bekal Nyata untuk UMKM Desa Sulang

Sulang, 6 Agustus 2025 – Sebagai tindak lanjut dari Seminar Kewirausahaan bertema "Optimalisasi Identitas Visual untuk Pengembangan UMKM Desa Sulang", Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIX Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara melaksanakan Praktik Pembuatan Identitas Visual di Balai Desa Sulang. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM Desa Sulang, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang. Dipandu oleh Rhenald Adriansyah, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) UNISNU Jepara sekaligus anggota tim KKN, peserta diajak untuk mempraktikkan pembuatan logo, desain label, dan pamflet promosi menggunakan aplikasi Canva. Aplikasi ini dipilih karena mudah diakses, praktis digunakan, dan menawarkan beragam template yang dapat langsung disesuaikan dengan kebutuhan produk UMKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan langsung yang bisa diterapkan peserta dalam mengembangkan branding produk. “Dengan Canva, para pelaku UMKM bisa membuat desai...