Jakarta – Sebagai upaya mewujudkan generasi PAUD yang unggul dan berkarakter, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara berkolaborasi dengan PGPAUD Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan menggelar seminar kolaborasi di kampus UNJ, Jakarta, pada Rabu, 30 Juli 2025.
Seminar ini mengangkat tema “Bermain dalam Perspektif Pedagogik”, yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dan tenaga pendidik mengenai pentingnya aktivitas bermain dalam proses pembelajaran anak usia dini.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kedua institusi, yaitu Dr. Hapidin, M.Pd., dan Anita Afrianingsih, M.Pd. Keduanya merupakan dosen ahli sekaligus praktisi di bidang pendidikan anak usia dini.
Dr. Hapidin menyatakan bahwa bermain merupakan bagian materi yang paling mendalam secara praktis. Hal ini dikarenakan perspektif pedagogik dalam kegiatan bermain dipandang sebagai fondasi utama dalam membentuk pengalaman belajar yang bermakna, holistik, dan berpusat pada anak. "Namun di lapangan, masih banyak praktisi yang enggan menggunakan skema bermain, sehingga bermain hanya dijadikan sebagai sisipan saja," ujar Hapidin.
Selain itu, dalam paparannya, Dr. Hapidin juga mengingatkan bahwa menjadi guru PAUD harus dilandasi dengan keikhlasan. "Jangan berpikir soal finansial, jadi guru PAUD harus niat lillahi ta’ala," pesannya.
Sementara itu, Anita Afrianingsih dalam paparannya menekankan bahwa bermain bukan sekadar hiburan, melainkan juga media pembelajaran. "Bermain menciptakan kegiatan yang aktif sehingga anak menjadi lebih sehat, dan tumbuh kembangnya berkembang dengan pesat," ucap Anita.
Acara berlangsung lancar dan menyenangkan. Di sela-sela penyampaian materi, Anita mengajak peserta untuk bermain bersama, yang disambut dengan sangat antusias oleh para peserta.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab. Salah satu peserta, Siti Khuzaimah, mengajukan pertanyaan, "Bagaimana menghilangkan paradigma calistung di lingkungan PAUD?" yang kemudian dijawab secara rinci oleh Dr. Hapidin.
Kolaborasi antar kampus ini tidak hanya dalam bentuk seminar, tetapi juga diisi dengan sharing session antara BEMP PGPAUD UNJ dan HMPS UNISNU Jepara, serta benchmarking antar dosen PGPAUD dari kedua institusi.
Harapannya, kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antar kampus dalam meningkatkan kualitas pendidikan PAUD melalui pertukaran gagasan, praktik, dan inovasi. Diharapkan, kegiatan ini dapat membuka wawasan baru serta mempererat jejaring antar mahasiswa dan dosen dalam pengembangan keilmuan PAUD di Indonesia.

Comments
Post a Comment