Sulang, 16 Agustus 2025 — Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan dan memperkuat ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), mahasiswa KKN XIX Desa Sulang berkolaborasi dengan KKN XIX Desa Tanjung menyelenggarakan kegiatan Seminar Pengembangan SDM Aswaja di Bidang Keluarga. Seminar ini diikuti oleh peserta dari kalangan ibu-ibu PKK, Muslimat, serta Fatayat NU di wilayah Kecamatan Sulang, dan dilaksanakan di Aula PKK Kecamatan Sulang.
Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bekal pengetahuan kepada para ibu rumah tangga dan kader Muslimat-Fatayat mengenai pentingnya penguatan peran keluarga sebagai basis utama dalam pembentukan generasi yang berakhlak, berilmu, dan berkarakter Aswaja. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang dialog dan pembelajaran agar nilai-nilai Aswaja benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membimbing anak dan menjaga keharmonisan rumah tangga.
Seminar menghadirkan Mulyono, S.Pd., M.Pd., seorang tokoh masyarakat yang juga Ketua RT 3 RW 5 Desa Sulang serta dikenal sebagai pembina Pramuka tingkat nasional, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa keluarga adalah madrasah pertama bagi anak, sehingga orang tua memiliki peran vital dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan keteladanan. “Ketika keluarga dibangun di atas nilai Aswaja, maka anak-anak akan tumbuh dalam suasana religius, toleran, serta cinta tanah air,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Peserta tampak bersemangat mengikuti jalannya seminar, terlebih karena pemateri menyampaikan materi dengan gaya yang komunikatif dan diselingi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peserta seminar, perwakilan dari Fatayat, menyampaikan kesannya bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru yang sangat bermanfaat. “Kami merasa lebih paham bagaimana menerapkan nilai Aswaja dalam mendidik anak dan menjaga keharmonisan keluarga. Acara ini benar-benar inspiratif,” tuturnya.
Dalam sambutan pembukaan, kormades dari tim KKN menegaskan bahwa seminar ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa kepada masyarakat untuk memperkuat ketahanan sosial dan keagamaan berbasis keluarga. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan, sehingga ibu-ibu Muslimat, Fatayat, maupun PKK mampu mengamalkan nilai Aswaja secara nyata dalam lingkup keluarga maupun masyarakat.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, kolaborasi KKN Sulang dan Tanjung bukan hanya mempererat hubungan antar mahasiswa dengan masyarakat, tetapi juga semakin menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama dalam menjaga nilai Aswaja di tengah tantangan zaman.
Comments
Post a Comment